Hadir Sebagai Pemantik, Dedi Irawan Bedah Buku Strategi Komunikasi Politik
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang menghadiri kegiatan Bedah Buku berjudul “Pemahaman dan Strategi Komunikasi Politik” yang diselenggarakan pada Jumat, 12 Desember 2025 di Kampus Universitas Esa Unggul Kampus Tangerang. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi sebagai bagian dari penguatan literasi politik dan demokrasi di kalangan generasi muda.
Kegiatan bedah buku tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Universitas Esa Unggul Kampus Tangerang, Didin Wahyudin. Dalam sambutannya, Didin menekankan pentingnya pembelajaran komunikasi politik bagi mahasiswa, khususnya dalam memahami dinamika politik, proses demokrasi, serta peran komunikasi yang beretika dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pada kegiatan ini, Anggota KPU Kabupaten Tangerang, Dedi Irawan, hadir sebagai pemantik diskusi. Dalam pemaparannya, Dedi menyampaikan bahwa komunikasi politik memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman publik terhadap proses politik dan kepemiluan. Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang kritis dan cerdas dalam menyikapi informasi politik di tengah perkembangan media dan teknologi informasi.
Selain itu, bedah buku ini turut menghadirkan Syurya Muhammad Nur sebagai narasumber. Dengan latar belakang sebagai akademisi, Syurya memberikan perspektif teoritis dan praktis terkait strategi komunikasi politik, serta relevansinya dalam konteks demokrasi modern. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta, mencerminkan antusiasme mahasiswa terhadap tema yang dibahas.
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul tampak antusias mengikuti kegiatan ini hingga akhir acara. Diskusi yang terbuka dan dinamis memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai komunikasi politik, baik dari sisi akademis maupun praktik di lapangan.
Melalui kegiatan bedah buku ini, KPU Kabupaten Tangerang berharap dapat mendorong terwujudnya forum pendidikan pemilih yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesadaran politik dan demokrasi di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara KPU dan perguruan tinggi dalam membangun pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas.